Harap cemas apa lagi yang dicari?
Nanti dulu, ucapku dalam hati
Masih ada yg ingin ku ilhami
Mungkin bumi diam-diam membisik
Berbisik akan derita lahir
Bagai lapangnya pantai tak bertepi
Tak akan habis, kalah oleh argumentasi
Aku bercakap lagi
Pura-pura saja tak peduli
Bumi pun sudah terbiasa dikonsumsi
Siksa sesaat namun abadi
Hanya tertawa mengasihani diri
Terlanjur terbelit, tak berisi
Bukannya ruang kosong ini harus diisi?
Tapi alam terus berekspresi
Kemudian sejenak langit membisik
Cinta yang tak tau malu itu
Harusnya bertingkah seperti bumi
Tetap menopang meski terus dihujani

Comments
Post a Comment